Kamis, 03 Juni 2010

Komputer Dan Game

Sampai saat ini, teknologi telah memungkinkan terobosan besar tentang media imajinasi yang saling terkait dengan interaksi. Game merupakan salah satu artefak abad 21 yang telah menghasilkan pemahaman besar tentang nilai spirit juang dalam sebuah daya interaktif buatan. Abad teknologi telah menciptakan peradaban terpenting dalam hidup manusia, manusia menciptakan ketidak pastian interaksi kedalam suatu dunia buatan. Game saat ini, telah berkembang menjadi industri, struktur dagang dan infrastruktur produk yang dibayangi oleh upaya memenuhi hasrat persaingan dalam diri manusia (modern)

Menurut Samuel Henry secara umum jenis permainan game dapat dibedakan menjadi 5 macam sebagai berikut :
1. Adventures
Adventures adalah suatu game petualangan untuk mencapai tujuan tertentu dengan berbagai tantangan.
2. Arcade
Arcade adalah jenis permainan game menghadapi objek yang bergerak cepat, “membahayakan, atau “menyerang” pemain.
3. Role Play
Role Play adalah jenis permainan game seperti adventures tetapi pemain ikut menjadi salah satu tokohnya.
4. Simulasi
Simulasi adalah jenis permainan game simulasi tanpa tujuan yang pasti dari apa yang ingin dilakukan diserahkan kepada pemain.
5. Strategy
Game Strategi adalah jenis permainan game seperti simulasi dengan tujuan jelas, sehingga membutuhkan strategi si pemain.

Adapun jenis-jenis game dapat diklasifikasikan menjadi beberapa tipe antara lain adalah :
1. Action games, biasanya meliputi tantangan fisik, teka-teki (puzzle), balapan, dan beberapa konflik lainnya. Dapat juga meliputi masalah ekonomi sederhana, seperti mengumpulkan benda-benda.
2. Real Time Strategy (RTS) adalah game yang melibatkan masalah strategi, taktik, dan logika. Contoh game jenis ini adalah Age of Empire, War Craft, dan sebagainya.
3. Role Playing Games (RPG), kebanyakan game jenis ini melibatkan masalah taktik, logika, dan eksplorasi atau penjelajahan. Dan juga kadang meliputi teka-teki dan masalah ekonomi karena pada game ini biasanya melibatkan pengumpulan barang-barang rampasan dan menjualnya untuk mendapatkan senjata yang lebih baik. Contoh game seperti ini adalah Final Fantasy, Ragnarok, Lords of The Ring, dan sebagainya.
4. Real world simulation, meliputi permainan olahraga dan simulasi kendaraan termasuk kendaraan militer. Game ini kebanyakan melibatkan masalah fisik dan taktik, tetapi tidak masalah eksplorasi, ekonomi dan konseptual. Contohnya seperti game Championship Manager.
5. Construction and management, seperti game Roller Coster Tycoon dan The Sims. Pada dasarnya adalah masalah ekonomi dan konseptual. Game ini jarang yang melibatkan konflik dan eksplorasi, dan hampir tidak pernah meliputi tantangan fisik.
6. Adventure games, mengutamakan masalah eksplorasi dan pemecahan teka-teki. Namun terkadang meliputi masalah konseptual, dan tantangan fisik namun sangat jarang.
7. Puzzle games, ditujukan untuk memecahkan suatu masalah tertentu. Hampir semua tantangan disini menyangkut masalah logika yang biasanya dibatasi oleh waktu.
8. Side Scrolling Game. Pada jenis game ini karakter dapat begerak ke samping diikuti dengan gerakan background. Contoh game tipe seperti ini adalah Super Mario, Metal Slug, dan sebagainya.


Definisi Game Engine

Game engine adalah sebuah perangkat lunak sistem yang dirancang untuk penciptaan dan pengembangan Video game. Ada banyak game engine yang dirancang untuk bekerja pada konsol permainan video dan sistem operasi desktop, seperti Microsoft Windows, Linux dan MAC OS X. Fungsionalitas inti biasanya disediakan oleh mesin permainan mencakup mesin render( “renderer”) untuk 2Datau 3D grafis.

Game engine juga sering disebut juga “Game Middleware”. Game Middleware adalah software yang didalamnya sudah terdapat elemen-elemen seperti Tools, System, Console, Support dan Engine code yang dibutuhkan oleh seorang game developer, kebanyakan dari game middleware memberikan fasilitas guna menunjang pengembangan game dengan mudah seperti graphics, sound dan Artificial intelligence.

Jenis-jenis Game Engine

Roll-your-own game engine.

Banyak perusahaan game kecil seperti publisher indie biasanya menggunakan engine nya sendiri. Ini berarti mereka menggunakan API seperti XNA, DirectX atau OpenGL untuk membuat game engine mereka sendiri. Disisi lain, mereka kadang menggunakan libraries komersil atau malah open source. Terkadang mereka malah membuat semuanya dari nol. Biasanya, game engine tipe ini lebih disukai karena selain kemungkinan besar tersedia gratis, juga memperbolehkan mereka, para developer, lebih fleksibel dalam mengintegrasikan komponen yang diinginkan untuk dibentuk sebagai game engine mereka sendiri. Kelemahannya, banyak engine yang dibuat dengan cara semacam ini malah menyerang balik developernya. Menara Games Studio membutuhkan satu tahun penuh untuk menyempurnakan game engine nya, hanya untuk di tulis ulang semuanya dalam beberapa hari penggunaan karena adanya bug kecil yang sangat mengganggu.

Mostly-ready game engines.

Engine engine ini biasanya sudah menyediakan semuanya begitu diberikan pada developer / programmer. Semuanya termasuk contoh GUI, physiscs, libraries model dan texture, dan segalanya. Banyak dari mereka yang sudah benar benar matang, sehingga dapat langsung digunakan untuk scripting sejak hari pertama. Biasanya game engine semacam ini memiliki batasan batasan, terutama jika dibandingkan dengan game engine sebelumnya yang benar benar terbuka lebar. Hal ini ditujukan agar tidak terjadi terlalu banyak error yang mungkin terjadi setelah sebuah game yang menggunakan engine ini dirilis, dan masih memungkinkan game engine nya itu sendiri untuk mengoptimalkan kinerja game nya. Banyak dari game engine seperti ini, Unreal Engine, Source Engine, id Tech Engine dan sebagainya, yang sudah sangat optimal dibandingkan jika harus membuat dari awal. Hal ini dengan serta merta menyingkat sangat banyak waktu dan jelas, biaya dari para Developer game.

Point-and-click engines.

Engine untuk point-and-click merupakan engine yang sangat amat dibatasi, tapi dibuat sangat user friendly. Anda bahkan bisa mulai membuat game mu sendiri menggunakan engine seperti GameMaker, Torque Game Builder dan Unity3D. Kekurangannya terletak pada terbatasnya jenis interaksi yang bisa dilakukan, dan biasanya hal ini mencakup semuanya, mulai dari grafis, hingga tata suara. Tapi bukan berarti game engine jenis ini tidak berguna, bagi developer cerdas dan berdaya kreativitas tinggi, game engine seperti ini bisa dirubah menjadi sebuah game menyenangkan, seperti Flow. Game engine seperti ini memang ditujukan bagi developer yang ingin menyingkat waktu pemrogramman, dan secepatnya merilis game game mereka.

Macam-macam Game Engine

1. Geme Engine Freeware

* OGRE (Object-Oriented Graphics Rendering Engine) merupakan engine yang mendukung 3D Graphic. Merupakan game engine yang fleksibel dalam melakukan 3D Rendering, ditulis dalam bahasa C++ sehingga memudahkan pengembang untuk membangun game yang mendukung 3D Graphics.
* Dim3, juga dikenal sebagai Dimensi 3, merupakan freeware open-source 3D game engine untuk Mac OS X diciptakan oleh Brian Barnes. Dim3 ini telah dipilih sebagai staf untuk OS X development software oleh Apple. Dim3 menggunakan OpenGL untuk rendering, OpenAL untuk audio,JavaScript untuk scripting, XML untuk data danSDL untuk resolusi switching dan masukan.
* Crystal Space adalah suatu kerangka kerja untuk mengembangkan 3D aplikasi yang ditulis dalam C++ oleh Jorrit Tyberghein dan lain-lain. Rilis publik pertama adalah pada 26 Agustus 1997. Crystal space biasanya digunakan sebagai game engine tetapi kerangka lebih umum dan dapat digunakan untuk setiap jenis visualisasi 3D. Crystal space sangat portabel dan berjalan pada Microsoft Windows, GNU/Linux, Unix dan Mac OS X. Crystal space merupakan freeware, dilisensikan di bawah GNU Lesser General Public License, dan SourceForge.net ‘s Project of the Month untuk Februari 2003. Opsional dapat menggunakan OpenGL (di semua platform), SDL (semua SDL platform), X11 (Unix atau GNU / Linux) dan SVGAlib (GNU / Linux). Ini dapat juga secara opsional menggunakan rutin assembler menggunakan NASM dan MMX

2. Game Engine License

* Crystal Tools adalah mesin permainan yang diciptakan oleh Jepang berbasis RPG. Awalnya berjudul, “White Engine”, itu nama dalam proses pembangunan Final Fantasy XIII dan Final Fantasy Versus XIII. Game engine ini telah dibangun secara khusus untuk membuat game generasi ketujuh. Game eingine ini awalnya direncanakan untuk digunakan dengan Playstation 2, ketika bertukar ke PS3. Tetsuya Nomura, seorang karyawan terkenal Square Enix, telah menyatakan ‘Swapping dari PS2 ke PS3 jauh lebih sulit dari PS1 ke PS2.
* DX Studio adalah tool pengembangan terintegrasi lengkap untuk penciptaan 3D video game, simulasi real-time atau aplikasi interaktif baik untuk digunakan pada Web Based, Microsoft Office atau Visual Studio. DX Studio dihasilkan oleh Worldweaver Ltd, sebuah perusahaan yang didirikan pada tahun 1996 oleh Chris Sterling untuk mengembangkan PC game dan high-end aplikasi SIG bisnis. Pengembangan DX Studio dimulai pada 2002 dan versi pertama diluncurkan ke pasar pada tahun 2005 . Sejak saat itu basis pengguna DX Studio telah berkembang menjadi sekitar 30.000 di seluruh dunia.
* Truevision3D Merupakan game engine 3D yang dibangun dengan menggunakan visual basic 6 dan C++ dengan menggunakan Microsoft Directx API. Mulai versi 6.5, engine ini menggunakan direct 9 dan shader support, serta ditulis ulang menggunakan C++. Sampai perkembangan terbaru, belum ada wacana untuk mengembangkannya untuk mendukung penggunaan directx9 serta Microsoft XNA.

Perbandingan game engine Trivision3D dengan Dim3

Truvision3D Merupakan game engine 3D yang dibangun dengan menggunakan visual basic 6 dan C++ dengan menggunakan Microsoft Directx API. Game engine ini disertakan dengan SDK adalah beberapa alat untuk membantu mempercepat pembangunan: sebuah shader editor, model viewer, plugin untuk mengekspor berbagai model perangkat lunak (3D Studio Max, Maya, dan Milkshape saat ini) dan efek partikel editor. Karena 6,5 versi TV3D tidak lagi mendukung format mesh ketinggalan jaman, banyak converter juga tersedia. Seorang pejabat atau peta dunia editor saat ini tidak direncanakan karena menghambat pengguna akhir, karena tidak ada cara seorang editor dapat digunakan untuk setiap proyek mesin ini digunakan untuk. Lebih jauh lagi, TV3D adalah mesin 3D, bukan mesin permainan, dan editor resmi akan membatasi terlalu banyak. Namun, ada beberapa peta yang diciptakan pengguna-editor yang tersedia. TrueVision3D bebas menggunakan selama pengguna tidak keberatan sebuah logo di sudut viewport rendering. Untuk menghapus logo dan menerbitkan sebuah proyek komersial, izin harus diperoleh.Saat ini, biaya adalah $ 150 untuk satu lisensi judul, $ 500 untuk lisensi multi-title. Sebuah sumber dapat dibeli lisensi untuk harga belum diungkapkan. Sedangkan Dim3, juga dikenal sebagai Dimensi 3, merupakan freeware open-source 3D game engine untuk Mac OS X diciptakan oleh Brian Barnes. Dim3 menggunakan OpenGL untuk rendering, OpenAL untuk audio, JavaScript untuk scripting, XML untuk data dan SDL untuk resolusi switching dan masukan. Dim3 mencakup tiga aplikasi: Engine, Editor, dan Animator.

Engine adalah penggelaran aplikasi yang berjalan di dim3 game yang dibuat. Permainan (atau “proyek”) cross-platform dan hanya membutuhkan mesin yang tepat untuk dijalankan pada platform yang tepat. Mesin ini membuat berjalan di Mac OS X dan juga pada Microsoft Windows dan Linux (meskipun port Linux ketinggalan jaman.) Editor digunakan untuk menciptakan Levels (video game) dengan mengimpor berbagai model 3D ke dalamnya. Editor mampu per-pixel pencahayaan, bump dan specular mapping, real-time pencahayaan dan / atau dipanggang pencahayaan, partikel dan efek khusus lainnya, kerangka animasi, dan kustomisasi melalui javascript.Animator digunakan untuk menambahkan animasi dan efek loop untuk model yang digunakan dengan dim3. The Animator digunakan untuk menambah tulang, setup poses untuk tulang, dan untuk menggabungkan pose mereka ke animasi. The Animator menggunakan animasi kerangka sistem. Hal ini membuat gerakan karakter sederhana namun sangat realistis. The Animator, maupun mesin, yang mampu melakukan boneka fisika (kemampuan simulasi fisika hampir tidak ada). Sebuah folder data, mewakili permainan, berisi semua peta, model, karya seni, suara, dan skrip yang dibutuhkan untuk menciptakan sebuah permainan di dim3. Setiap permainan yang terkandung dalam diri hingga 3 data folder, walaupun hanya satu yang benar-benar diperlukan. Sebuah demonstrasi “permainan” akan ditambahkan ke dim3, meskipun tidak benar-benar sebuah permainan dalam dirinya sendiri, tetapi sebagian besar menunjukkan kemampuan mesin.

1 komentar:

  1. ada contoh game simulasi palang pintu kereta api gk???
    low ad krim ya @
    dienoe@rocketmail.com

    mhon bantuannya!!!!

    BalasHapus